Organizer

20 Sep 2015

Yah, karena bingung untuk menentukan judulnya, jadi seperti itu saja *apa sih?*.
Seperti biasa, lihat perintilan-perintilan kecil berserakan suka bikin greget pengen beresin (ke tong sampah #eh). Ada dus bekas coklat, dus bekas madu…potong,gunting, lem, tempelin kain bekas…jadilah seperti ini.

Minimal benang jahit tidak berseliweran kesana kemari. Bros, jarum pentul, peniti  tidak berkolaborasi dengan asesoris lain yang bisa menyebabkan kepeningan dikala injury time :P.

organizer

Iklan

Charger Station

12 Sep 2015

Aih judulnya keren banget ya… *toyor kepala sendiri* kalau di Indonesiakan sih stasiun charger (berasa aneh…kamus…mana kamus…mana panduan EYD).

Setelah sekian lama tidak menengok blog ini karena desktop di rumah tiba-tiba RIP yang untungnya blog ini selalu dijagain  sama wordpress dari berbagai macam sampah gak perlu meskipun suka ada sedikit iklan yang nongol (maklumlah gratisan T_T) jadi gak perlu sapu-sapu apalagi ngepel *curcol*.

Jadi, mumpung suami lagi ninggalin senjatanya…sikat dulu buat update blog.
Saya termasuk orang yang rewel lihat kabel charger berserakan apalagi udah kaya benang kusut, rasanya pengen jambak rambut.

Pernah lihat dimana gitu (pinterest atau apa ya…lupa…) ada yang bikin charger station dari dus bekas sepatu, jadi terinspirasi deh. Kebetulan ada dus sepatunya langsung deh ke TKP. Kebetulan juga ada yang ngasih kado, bungkusnya bagus, jadi di pakai buat nutupin dusnya (ini judulnya kok serba kebetulan dan serba bekas T_T)…lanjuut..

Inilah tampilannya 😀

cable station

Paling males kalau barang-barang berantakan di sana-sini ditambah tempat penyimpanan penuh semua alias tidak ada lagi ruang kosong. Di depan mata ada dus bekas helm yang robek sisinya, rasanya ingin membuangnya karena tidak sedap di pandang.
Kebetulan lagi main-main di pinterest nemu ide yang patut di coba, membungkus dus dengan kain menjadi kotak penyimpanan yang unik.

Langkah pertama, dus yang robek tersebut saya rekat dengan selotip. Untuk pembungkusnya, saya pakai bekas lemari lipat (untung suami rajin banget nyimpan barang-barang  yang sekiranya bisa di pakai , mode hemat : on).

Langkah kedua, membuat pola dengan mengkur luas area dus yang akan di tutup kemuadian menggunting (saya membuat pola seperti membuat kubus).

Langkah ketiga, mengelem kain ke permukaan dus (saya pakai lem UHU)

Akhirnya, kotak penyimpanan selesai dan tampilannya menjadi lebih enak dilihat (daripada bentuknya dus polos) hehehe. Saya pakai untuk menyimpan benang rajut.

Oh, ya untuk tali pegangan di sisi dus itu saya jahit. Jadi kuat saat diangkut/ dipindah-pindah (saya lupa tidak memotret dus yang berisi benang)

kotak_dus_bekas2

NB : karena kainnya kebetulan warnanya coklat, hampir mirip dengan dus…jadinya tidak terlalu berasa deh habis dipermak.

Anak saya yang pertama, waktu  di jemput di sekolah TK-nya  merayu minta dibelikan pesawat-pesawatan seperti temannya. Saya lihat pesawat yang terbuat dari semacam busa tersebut tidak bertahan lama di mainkan oleh temannya. Setelah bosan mereka merobeknya atau meremasnya menjadi serpihan, sedikit mubazir menurut saya.

Saya  memberikan pilihan untuk membuat pesawat semacam itu dari dus bekas. Pertanyaan polos terlontar dari anak saya, “Boleh gak Aa (panggilan dia) gambar angry bird di pesawat?”, “Tentu boleh”, jawab saya.

Dan, ternyata dia senang sekali mendapatkan pesawat dengan gambar buatannya sendiri.

pesawat_dusbekas

Sayangnya saya lupa mendokumentasikan step by step pembuatannya untuk di share di sini…maafkaan.

Tapi, ini ada langkah-langkah pembuatannya. Mudah-mudahan bermanfaat :

  1. Dus bekas susu/makanan/hot cocoa/dll, bagian yang polosnya  di gambari bentuk badan pesawat (kalau di gambar yang di warnai biru)
  2. Badan pesawat tadi dibuat rangkap dan di lem. Tujuannya agar kiri kanan sama polos.
  3. Buat Sayap pesawat untuk bagian tengah dan belakang,  di gandakan dan di lem.
  4. Buat sayatan di tengah dan di belakang badan pesawat menggunakan cutter, untuk menempelkan bagian sayap.
  5. Sebelum sayap di pasang, silahkan berkreasi menggambari pesawatnya

Eh, ternyata saya menemukan halaman desain pesawat seperti yang saya buat di sini jadi bisa dijadikan acuan. Selamat berkreasi …^_^

Kotak Dari Dus Bekas

13 Des 2013

Waktu beli detergent, kok di lihat-lihat si kotaknya bagus dan kokoh…sayang kalau di buang (mode : orang irit). Dan, ternyata si kotak tersebut bisa di bongkar dengan mudah kemudian di balik (yang ada merk nya jadi di dalam).
Setelah itu, dusnya jadi polos kaan…tinggal dikasih sedikit coretan atau tempelan… jadilah kotak yang cantik :).

Bisa di pakai untuk menyimpan alat-alat kerajinan,sisa-sisa benang rajut, alat tulis dll. Yang jelas tidak disarankan sebagai tempat penyimpanan makanan :P.

Image

Yuk, manfaatkan barang bekas disekitar kita menjadi lebih berguna 🙂

%d blogger menyukai ini: